MATERI ELEKTRONIKA INDUSTRI

Powered By Blogger

Rabu, 26 Januari 2011

MICROCONTROLLER

Microcontroller memiliki semua peralatan pokoknya sebagai sebuah komputer dalam satu chip. Peralatan tersebut diantaranya adalah:
- pemroses (processor)
- Memori,
- Input dan output
Kadangkala pada microcontroller ini beberapa chip digabungkan dalam satu papan rangkaian. Perangkat ini sangat ideal untuk mengerjakan sesuatu yang bersifat khusus, sehingga aplikasi yang diisikan ke dalam komputer ini adalah aplikasi yang bersifat dedicated. Jika dilihat dari harga, microcontroller ini harga umumnya lebih murah dibandingkan dengan komputer lainnya, karena perangkatnya relatif sederhana. Contoh alat ini diantaranya adalah komputer yang digunakan pada mobil untuk mengatur kestabilan mesin, alat untuk pengatur lampu lalu lintas, dan lain-lain. Ada bnyak macam IC Microcontroler salah satunya sebagai berikut:

Micro 7.0 adalah sebuah graphical IDE (Integrated Development Environment) untuk mikrokontroler keluarga MCS-51 yang menggunakan compiler ASEMW.EXE. Dengan demikian, sintak yang digunakan dalam Micro 7.0 adalah sintak ASEMW jika ditulis menggunakan bahasa assembly.
Selain menggunakan bahasa assembly, Micro 7.0 juga bisa menggunakan bahasa c untuk menulis programnya, yaitu menggunakan SDCC.
Micro 7.0 mengintergrasikan editor yang dilengkapi dengan code explorer, code hint, dan auto completion sehingga penulisan program menjadi lebih mudah. Dan dengan adanya simulator, Anda akan dimudahkan dalam memahami jalannya program dan pada saat melacak kesalahan logika program.
Micro 7.0 memberikan fitur-fitur tambahan dari versi sebelumnya yang akan menambah kemudahan Anda membuat proyek mikrokontroler. Fitur-fitur baru tersebut antara lain:
  • Code Explorer
    Jika kita membuat sebuah deklarasi variabel, maka secara otomatis variabel-variabel tersebut akan dibuat daftarnya dan akan muncul pada panel kiri dari setiap editor. Demikian juga dengan label yang telah kita buat, makro yang kita buat dan lain-lain.
    Daftar yang dibuat di panel kiri diurutkan berdasarkan abjad, bukan posisi. Dengan klik ganda pada obyek yang dituju, kursor akan ditempatpan di posisi obyek tersebut dituliskan.
  • Auto Completion
    Dengan adanya auto completion, saat kita menulis program, kita akan disuguhi pilihan dengan obyek-boyek yang telah kita buat. Dengan demikian, penulisan program bisa menjadi lebih cepat dan tidak mudah terjadi salah tulis.
    Code completion muncul secara otomatis atau bisa dipanggil dengan tombol Ctrl+Spasi
    Code completion ini akan secara otomatis muncul jika kita membuat spasi dan saat itu merupakan bagian yang tepat untuk menambahkan kode. Sebagai contoh, saat kita membuat spasi setelah menuliskan acall, maka yang akan dimunculkan adalah semua label yang telah dibuat. Demikian juga jika kita menulis mov, maka setelah menambahkan spasi akan segera dimunculkan semua variabel yang telah kita buat.
    Kita juga bisa memanggil agar code completion ini muncul dengan cara menekan tombol Ctrl+Spasi. Jika kita menulis program dalam bahasa C, maka code completion ini tidak akan muncul secara otomatis, kita harus memanggilnya untuk muncul dengan menekan tombol Ctrl+Spasi.
  • Code Hint
    Jika kita membuat makro atau fungsi pada penulisan program C, maka terkadang kita lupa akan parameter apa saja yang dimiliki oleh makro atau fungsi tersebut. Saat kita menulis sebuah pemanggilan makro atau fungsi, maka secara otomatis akan dimunculkan hint yang menunjukkan parameter yang dimiliki oleh makro atau fungsi tersebut.
    Code Hint membantu menunjukkan parameter pada makro atau fungsi. Muncul secara otomatis atau bisa dipanggil dengan menekan tombol Ctrl+Shift+Spasi
    Dan sama seperti code completion, jika code hint tidak muncul secara otomatis, maka kita bisa memanggilnya agar muncul dengan menekan tombol Ctrl+Shift+Spasi.
Hal yang paling menarik dari Microcontroller Project adalah integrasi dengan simulator yang bisa dilink ke berbagai program/simulator lain. Kemampuan simulator yang bisa dilink ke simulator lain ini menjadikan Microcontroller Project sangat memudahkan kita dalam merancang sistem berbasis mikrokontroler.

Contoh bentuk hardware microcontroleer dan aplikasinya:



Berikut ini merupakan beberapa contoh aplikasi microcontroler pada robot robot:





Diposting oleh ELKA INDUSTRI _ALqaeda41_M. Isnan_04_XII TEI II di 20.25 2 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Digunakan untuk menyensor semua jenis uang logam berdasarkan jenis logam dan diameter uang logam. Penggunaan sensor ini sering kita jumpai pada Telepon Umum Coin dan Mesin Minuman. Design ini saya buat untuk melakukan modifikasi pada pesawat telepon umum. Sebagian besar pesawat telepon umum yang rusak adalah pada sisi elektroniknya, namun jalur coin dan induktor sensor coin masih dalam kondisi baik.

Sensor terdiri dari 2 s.d. 3 pasang inductor yang dipasang sejajar dengan ketinggian yang berbeda. Nilai induktansi serta ketinggian pemasangan sensor akan mempengaruhi hasil pembacaan tiap jenis uang logam. Pemasangan sensor yang lebih tinggi kurang lebih 1 cm digunakan untuk membaca diameter uang logam, dan yang lebih rendah digunakan untuk pembacaan jenis logam.

Sensor berupa sepasang induktor dibuat dari gulungan kawat email yang di gulung pada bobbin bundar dengan inti ferrite berbentuk bundar dengan diameter luar 18mm. Nilai induktansi satu induktor berkisar antara 0.5mH - 25mH, angka ini bukanlah angka baku yang mutlak diikuti. Satu sensor membutuhkan 2 induktor yang dirangkai seri. Inductor ini selanjutnya dirangkai dengan rangkaian osilator model Colpitts agar terjadi osilator pada frekuensi resonansinya.

Rangkaian ini hanya untuk satu sensor, untuk sensor kedua adalah identik, yang harus disesuaikan hanya nilai C1,C2 dan C3 sesuai
Digunakan untuk menyensor semua jenis uang logam berdasarkan jenis logam dan diameter uang logam. Penggunaan sensor ini sering kita jumpai pada Telepon Umum Coin dan Mesin Minuman. Design ini saya buat untuk melakukan modifikasi pada pesawat telepon umum. Sebagian besar pesawat telepon umum yang rusak adalah pada sisi elektroniknya, namun jalur coin dan induktor sensor coin masih dalam kondisi baik.

Sensor terdiri dari 2 s.d. 3 pasang inductor yang dipasang sejajar dengan ketinggian yang berbeda. Nilai induktansi serta ketinggian pemasangan sensor akan mempengaruhi hasil pembacaan tiap jenis uang logam. Pemasangan sensor yang lebih tinggi kurang lebih 1 cm digunakan untuk membaca diameter uang logam, dan yang lebih rendah digunakan untuk pembacaan jenis logam.

Sensor berupa sepasang induktor dibuat dari gulungan kawat email yang di gulung pada bobbin bundar dengan inti ferrite berbentuk bundar dengan diameter luar 18mm. Nilai induktansi satu induktor berkisar antara 0.5mH - 25mH, angka ini bukanlah angka baku yang mutlak diikuti. Satu sensor membutuhkan 2 induktor yang dirangkai seri. Inductor ini selanjutnya dirangkai dengan rangkaian osilator model Colpitts agar terjadi osilator pada frekuensi resonansinya.

Rangkaian ini hanya untuk satu sensor, untuk sensor kedua adalah identik, yang harus disesuaikan hanya nilai C1,C2 dan C3 sesuai
















 










Diposting oleh ELKA INDUSTRI _ALqaeda41_M. Isnan_04_XII TEI II di 18.47 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Foto saya
ELKA INDUSTRI _ALqaeda41_M. Isnan_04_XII TEI II
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2011 (2)
    • ▼  Januari (2)
      • MICROCONTROLLER
      • Digunakan untuk menyensor semua jenis uang logam b...

Entri Populer

  • MICROCONTROLLER
    Microcontroller memiliki semua peralatan pokoknya sebagai sebuah komputer dalam satu chip . Peralatan tersebut diantaranya adalah: - pemro...
  • (tanpa judul)
    D igunakan untuk menyensor semua jenis uang logam berdasarkan jenis logam dan diameter uang logam. Penggunaan sensor ini sering kita jumpai...

Pengikut

MOCHAMAD ISNAN_04_XII TEI II. Tema PT Keren Sekali. Diberdayakan oleh Blogger.